15 Oktober 2026

LiburanKu

Ciptakan Kenangan Tak Terlupakan

Rekomendasi 10 Makanan Khas Lombok di Mandalika

Rekomendasi 10 Makanan Khas Lombok di Mandalika

Rekomendasi 10 Makanan Khas Lombok di Mandalika. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah telah bertransformasi menjadi magnet wisata dunia, terutama dengan kehadiran sirkuit internasionalnya yang megah.

Namun, keindahan sirkuit dan pantainya tidak akan lengkap tanpa petualangan rasa. Kuliner Lombok dikenal dengan karakter bumbunya yang “berani”, kaya rempah, dan sensasi pedas yang menggugah selera.

Memasuki tahun 2026, ekosistem kuliner di sekitar Mandalika semakin berkembang pesat. Kini, Anda tidak hanya menemukan warung tradisional di pinggir jalan, tetapi juga restoran dengan standar internasional yang tetap mempertahankan keaslian resep leluhur.

Jika Anda sedang berada di Mandalika, berikut adalah 10 rekomendasi makanan khas yang wajib masuk dalam daftar buruan kuliner Anda.

1. Ayam Taliwang: Primadona Pedas Nan Gurih

Ayam Taliwang adalah duta kuliner Lombok yang sudah tersohor hingga ke mancanegara. Keunikan utamanya terletak pada penggunaan ayam kampung muda (ayam meronok) yang dagingnya sangat empuk. Ayam ini dibakar dengan bumbu rempah yang terdiri dari cabai rawit, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam.

Di sekitar Mandalika, banyak restoran yang menyajikan Ayam Taliwang dengan berbagai level kepedasan. Aroma asap dari proses pembakaran menggunakan kayu bakar memberikan dimensi rasa yang tidak akan Anda temukan di kota-kota besar.

2. Plecing Kangkung: Kesegaran Sayur Khas Bumi Gora

Tidak lengkap rasanya menyantap Ayam Taliwang tanpa Plecing Kangkung. Perbedaan utamanya dengan kangkung di daerah lain adalah jenis kangkung yang digunakan. Kangkung Lombok tumbuh di air sungai yang mengalir deras, menghasilkan batang yang besar namun sangat renyah.

Disajikan dingin dengan siraman sambal tomat yang pedas segar, tetesan jeruk limau, dan taburan kacang tanah goreng serta “beberuk” (terong bulat), hidangan ini memberikan sensasi tekstur yang kaya di setiap gigitan.

Rekomendasi 10 Makanan Khas Lombok di Mandalika
Sate Rembiga

3. Sate Rembiga: Manis Pedas yang Meresap

Jika Anda menyukai daging sapi, Sate Rembiga adalah menu yang tidak boleh dilewatkan. Berbeda dengan sate pada umumnya yang menggunakan bumbu kacang atau kecap di luar, Sate Rembiga melalui proses perendaman (marinasasi) yang lama sebelum dibakar.

Bumbunya meresap hingga ke serat terdalam daging, memberikan perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas yang meledak di mulut. Di Mandalika, beberapa kedai legendaris telah membuka cabang untuk menyambut wisatawan sirkuit.

4. Nasi Balap Puyung: Sarapan Ikonik ala Lombok Tengah

Lombok Tengah, tempat Mandalika berada, adalah rumah asli dari Nasi Balap Puyung. Ini adalah menu sarapan paling populer yang terdiri dari nasi putih, ayam suwir berbumbu pedas, kacang kedelai goreng, udang kering, dan abon.

Kekuatan utama Nasi Balap Puyung terletak pada rasa pedas ayam suwirnya yang bisa membuat Anda berkeringat sejak suapan pertama. Di tahun 2026, kemasan Nasi Balap Puyung telah banyak diinovasi agar mudah dibawa sebagai bekal menonton balapan di sirkuit.

5. Sate Bulayak: Sensasi Unik dengan Lontong Daun Enau

Sate Bulayak sebenarnya merujuk pada “Bulayak”, yaitu sejenis lontong yang dibungkus dengan daun enau (aren) secara melingkar. Daun enau memberikan aroma harum yang khas pada nasinya. Satenya sendiri bisa berupa daging sapi, ayam, atau jeroan yang disiram bumbu kacang kental berbumbu kari. Rasa bumbunya lebih lembut namun kaya akan rempah kunyit dan kemiri.

6. Beberuk Terong: Sambal Segar Pendamping Setia

Beberuk terong adalah jenis lalapan mentah khas Lombok. Terdiri dari terong bulat (terong gelatik) yang dipotong kecil-kecil, dicampur dengan kacang panjang, dan disiram sambal tomat pedas limau. Ini adalah penawar rasa setelah menyantap hidangan bersantan atau berminyak. Rasanya yang crunchy dan asam segar sangat efektif membangkitkan nafsu makan.

7. Sayur Ares: Warisan Tradisional dari Pohon Pisang

Sayur Ares adalah kuliner unik yang menggunakan bahan dasar pelepah pisang muda (umbut pisang). Masakan ini biasanya muncul dalam acara adat masyarakat Sasak. Kuahnya menggunakan santan dengan bumbu kuning yang kaya rempah dan sering kali dicampur dengan potongan daging atau tulang sapi. Tekstur pelepah pisangnya sangat lembut, hampir menyerupai daging jika dimasak dengan benar.

8. Poteng Jaje Tujak: Camilan Manis di Sela Petualangan

Untuk pencuci mulut, Poteng Jaje Tujak adalah pilihannya. “Poteng” adalah tape singkong, sedangkan “Jaje Tujak” adalah tetel atau uli yang terbuat dari ketan. Kombinasi rasa asam manis dari tape dan gurih kenyal dari ketan menciptakan harmoni rasa yang unik. Kuliner ini sering disajikan pada hari raya, namun kini banyak ditemukan di pasar-pasar tradisional Mandalika.

9. Bebalung: Sop Tulang yang Menguatkan Tenaga

Bebalung dalam bahasa Sasak berarti tulang. Hidangan ini mirip dengan sop iga atau gulai tulang, namun dengan bumbu yang lebih sederhana namun tajam pada penggunaan jahe dan lengkuas. Bebalung dipercaya oleh masyarakat lokal sebagai makanan penambah stamina. Kuahnya yang bening namun berkaldu sangat cocok dinikmati setelah seharian beraktivitas di pantai atau sirkuit.

Ayam Rarang

10. Ayam Rarang: Pedas Merona yang Menggoda

Ayam Rarang sekilas mirip dengan ayam bumbu bali, namun dengan karakter pedas yang berbeda. Ayam kampung digoreng terlebih dahulu kemudian dibalut dengan bumbu cabai merah yang melimpah hingga warnanya merah menyala. Meskipun terlihat sangat pedas, rasa Ayam Rarang memiliki nuansa gurih yang dalam karena penggunaan minyak kelapa murni dalam proses pembuatannya.

Update Info Kuliner Mandalika 2026

Saat ini, kawasan Mandalika telah dilengkapi dengan pusat kuliner terpadu (Bazaar Mandalika) yang menampung ratusan UMKM lokal. Pemerintah daerah juga telah menerapkan digitalisasi pada sebagian besar warung makan, sehingga Anda bisa melakukan pemayaran secara non-tunai melalui QRIS. Selain itu, standar kebersihan dan sertifikasi halal pada tempat makan di Mandalika kini telah menjadi prioritas utama untuk menjamin kenyamanan wisatawan mancanegara.

Kesimpulan

Kuliner Lombok bukan sekadar tentang rasa pedas, melainkan tentang bagaimana rempah-rempah lokal diolah dengan teknik tradisional untuk menghasilkan cita rasa yang autentik. Menjelajahi Mandalika tidak akan lengkap tanpa mencicipi Ayam Taliwang yang melegenda atau kesegaran Plecing Kangkung. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk berburu 10 makanan di atas agar pengalaman liburan Anda di Pulau Seribu Masjid ini menjadi sempurna.

Selamat menikmati kelezatan rempah khas Bumi Sasak!